Tradisi Masa Orientasi Siswa Dari Seluruh Penjuru Dunia

Indonesia bukanlah satu-satunya negara di dunia yang memiliki tradisi masa orientasi siswa baru. Beberapa negara lain dari seluruh penjuru dunia pun memiliki tradisi unik untuk menyambut siswa di sekolah pada tahun ajaran baru. Namun demikian, beberapa tradisi masa orientasi siswa yang ada telah dilakukan secara turun temurun sehingga sangat sulit dihapuskan meskipun pemerintah setempat telah memberikan himbauan untuk tidak melakukan tradisi masa orientasi siswa yang terkadang menyulitkan dan membebani siswa itu sendiri. Lantas seperti apakah tradisi masa orientasi siswa baru yang ada di seluruh dunia?

Australia

Tradisi masa orientasi siswa baru di Australia dilakukan satu minggu sebelum kelas dimulai. Hal ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi para siswa baru agar dapat menyesuaikan diri dengan kehidupan di sekolah yang baru tanpa merasa tertekan dengan sejumlah mata pelajaran yang akan dipelajari nantinya. Masa orientasi siswa ini disebut dengan periode O-Week, dimana pada malam puncaknya akan diadakan acara besar-besaran seperti menghadirkan band-band ternama dan pesta barbeque.

 

Amerika Serikat

Di Amerika Serikat, masa orientasi siswa biasa disebut dengan frosh. Pada kegiatan tersebut, siswa senior akan mengajak para siswa baru untuk mengelilingi gedung sekolah dan memperkenalkan fungsi dari masing-masing ruang belajar yang ada. Dengan demikian maka diharapkan siswa baru tidak akan mengalami kesulitan dalam memanfaatkan seluruh fasilitas yang ada di sekolah. Menariknya, beberapa sekolah juga mengundang orang tua siswa untuk datang pada hari pertama masa orientasi siswa dilakukan demi memastikan situasi dan meyakinkan bahwa anak-anak mereka aman dari tindakan bullying di sekolah.

 

Kanada

Masa orientasi siswa di Kanada diisi dengan pengenalan kehidupan di sekolah baru. Biasanya kegiatan orientasi tersebut dilakukan dari hari Senin hingga Kamis, satu minggu sebelum kelas dimulai. Selama masa orientasi, klub-klub olahraga, seni, dan sosial yang ada di sekolah akan menyiapkan dan mendirikan berbagai tenda yang digunakan oleh klub untuk menampilkan kegiatan mereka. Siswa baru yang berminat mengikuti klub tersebut pun akan diberikan formulir pendaftaran yang harus diisi dengan identitas mereka agar mudah dihubungi apabila klub akan mengadakan pertemuan maupun kegiatan lainnya.

 

Indonesia

Berbeda dari beberapa negara sebelumnya, di Indonesia, masa orientasi siswa baru identik dengan tindak senioritas yang dilakukan oleh para kakak kelas. Tradisi yang dilakukan pun sering tidak masuk akal, sebab seluruh siswa baru diminta untuk menggunakan atribut yang tidak berhubungan dengan kehidupan di sekolah dan sifatnya kurang mendidik. Bahkan dulu, masa orientasi siswa sering kali menyebabkan kematian akibat kelelahan hingga hukuman fisik yang diberikan oleh para senior. Tak heran jika saat ini Menteri Pendidikan Indonesia meminta guru-guru untuk turut mengawasi jalannya kegiatan orientasi siswa dengan tujuan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

 

Thailand

Tradisi masa orientasi siswa baru di Thailand disebut dengan rapnong (รับ น้อง), yang jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia berarti menyambut siswa baru. Kegiatan ini dilakukan pada minggu atau bulan pertama pada tahun akademik sekolah. Rapnong memiliki esensi utama yaitu untuk mendidik para siswa baru agar dapat mengenal satu sama lain dan mengurangi ketegangan ketika memulai pelajaran di kelas yang baru nantinya. Tradisi masa orientasi siswa ini meliputi permainan yang membutuhkan kerjasama tim. Serunya, permainan ini juga wajib dimainkan oleh para senior sehingga suasana akrab makin terasa.

 

Jepang

Jepang juga memiliki tradisi masa orientasi siswa yang tak kalah unik dan menariknya dari beberapa negara lainnya. Pada masa orientasi tersebut, semua siswa dilarang membawa tas sekolah dan memakai sweater meskipun cuaca dingin. Selain itu, hal yang paling aneh lainnya adalah kabarnya siswi Jepang dilarang memakai celana dalam pada masa orientasi siswa baru. Padahal seperti yang kita ketahui bahwa ukuran rok seragam di Jepang cukup mini. Sangat aneh, bukan?

 

Bagaimana dengan tradisi masa orientasi siswa yang pernah atau sedang kamu rasakan? Kita harap tradisi masa orientasi sekolah di negara Indonesia dan negara-negara lainnya terus diperbaiki untuk dapat memperkenalkan lingkungan dan mendidik para siswa siswi baru sesuai dengan tujuan edukasional, ya.

Comments

comments

Inas Twinda Puspita
inas.higilabs@gmail.com

Take any challenge as a creative opportunity.