Tide Pod Challenge: Tantangan Makan Detergen Viral di Media Sosial

Pernah viral juga Ice Bucket Challenge, dimana orang-orang menyiramkan air dingin satu ember pada tubuhnya. Meskipun viral sampai ke Indonesia, tidak sedikit yang mengetahui bahwa tantangan ini bertujuan untuk meningkatkan awareness terhadap suatu penyakit. Beda dengan Ice Bucket Challenge yang positif, Tide Pod Challenge sama sekali tidak ada manfaatnya. Lagian siapa yang mau makan detergen?

Beneran Makan Detergen?

Sedihnya, ternyata banyak yang mau makan detergen untuk mengikuti tren media sosial ini. Nama dari tantangan viral sosmed ini diambil dari merek sebuah detergen, Tide Pods. Tidak seperti jenis detergen di Indonesia, Tide Pods mempunyai kemasan unik seperti permen. Karena tampilan kemasan itulah, guyonan untuk memakan Tide Pods mulai beredar di media sosial. Sayangnya hal tersebut tak sebatas guyonan semata. Banyak yang benar-benar memakan Tide Pods sampai aksi tersebut viral dan disebut dengan Tide Pod Challenge.

Untuk melakukan tantangan ini, kemasan kecil detergen Tide Pods dimasukkan ke dalam mulut. Kemasan kecil terbuat dari plastik tersebut ditunggu hingga meleleh dimulut sampai detergen cair keluar dari dalamnya. Detergen kemudian dimuntahkan.

Bahaya Tide Pod Challenge

Meskipun tidak benar-benar memakannya, memasukkan kemasan Tide Pods dalam mulut sangat berbahaya (duh, namanya juga detergen). Kemasan Tide Pods sendiri dirancang untuk larut dalam air dingin. Sehingga saat terkena air liur dalam mulut, detergen keluar dari kemasannya dalam hitungan detik. Terdapat 39 kasus keracunan yang dilaporkan dalam bulan ini. Sebanyak 39 remaja mengaku memang makan detergen karena sengaja, mengikuti Tide Pods Challenge.

Inovasi kemasan Tide Pods memang telah lama menuai kontroversi karena bentuknya yang seperti permen. Oleh karena itu, banyak balita yang dilaporkan keracunan karena memakan detergen ini. Balita memang masih belum mengerti perbedaan permen dan detergen, sehingga orang tua dianjurkan untuk menyimpan Tide Pods di luar jangkauan anak-anak. Berbeda dengan remaja yang turut meramaikan fenomena tren Tide Pod Challenge. Mereka sudah pasti tau detergen tidak untuk dimakan, tapi masih saja ada yang melakukannya demi tren media sosial.

Detergen mengandung bahan kimia berbahaya, sehingga jika dimakan, akan menyebabkan kesulitan bernafas, perubahan tekanan darah, permasalahan pencernaan, pingsan, hingga kematian.

Karena bahayanya tantangan ini, Facebook dan YouTube akan menghapus konten foto dan video Tide Pod Challenge. Akun Twitter brand detergen Tide Pods pun merilis video untuk mencegah aksi tantangan ini.

Penghentian Produk Tide Pods

Meskipun nama brandnya dicatut dalam tantangan viral sosmed yang berbahaya, Tide Pods tidak berencana untuk menghentikan produknya. Inovasi kemasan detergen Tide Pods memang memberikan kemudahan dalalm berbagai segi.

Kamu tak perlu lagi menakar banyaknya detergen bubuk atau cair untuk sekali cuci. Satu kemasan Tide Pods cukup dimasukkan bersama cucian ke dalam mesin cuci. Setelah ditambah dengan air, kemasannya akan larut. Dengan begitu, penggunaannya lebih ramah lingkungan karena tidak ada sampah plastik yang tersisa. Coba saja ya, disini juga ada detergen dengan kemasan seperti ini. Bukan untuk ikut-ikutan Tide Pod Challenge, pasti cuci baju lebih mudah.

Leave a Reply