Perubahan Tren Seragam Anak SMA Dari Tahun Ke Tahun

Selamat Hari Pendidikan Nasional untuk seluruh pelajar di Indonesia!

Pendidikan di Indonesia tidak luput dari perhatian pemerintah sejak dulu hingga sekarang dan terus mengalami perubahan demi menyesuaikan dengan kondisi pendidikan saat ini, mulai dari bantuan operasional sekolah (BOS) hingga perubahan kurikulum yang terus dilakukan demi tercapainya pendidikan yang lebih baik. Menariknya, selain adanya perubahan yang dilakukan pemerintah Indonesia, seragam SMA juga mengalami perubahan yang notabene selalu mengikuti tren di kalangan pelajar.

Penasaran kan seperti apa perubahan tren seragam anak  SMA yang ada di Indonesia?

Anak SMA 90-an

Anak SMA 90an

Seragam sekolah anak SMA di era 1990-an terlihat lebih rapi dengan kesan longgar pada kemeja yang dikenakan. Ukuran rok pun cukup longgar dengan panjang selutut sehingga terlihat lebih santun dan sesuai dengan usia mereka yang masih belia. Oh ya, papan tulis di masa itu juga masih menggunakan kapur putih, loh! Kapan terakhir kali kalian menggunakan kapur putih di papan tulis kelasmu?

Anak SMA Awal 2000-an

seragam-90an

Film Ada Apa Dengan Cinta yang naik daun di awal tahun 2000-an juga membawa pengaruh terhadap tren seragam anak SMA. Di dalam film ini, kemeja putih yang dibuat sedikit lebih ketat dengan potongan lengan yang juga lebih pendek. Tentunya film yang menjadi viral di Indonesia di kala itu cukup memberikan pengaruh yang sangat besar bagi banyak sekali anak SMA mengubah seragam sekolahnya menjadi terlihat lebih pendek. Apakah ada di antara kalian yang sempat merasakan tren seragam seperti ini?

Anak SMA 2010-an

tiarstiawn-20160303-0003

Di tahun 2010-an, sebagian besar Sekolah Menengah Atas di Indonesia membuat aturan bahwa siswi-siswinya wajib mengenakan rok seragam panjang meskipun tidak berhijab. Aturan tersebut pun membawa perubahan pada tren seragam anak SMA. Rok panjang dikenakan namun dengan ukuran yang tidak sesuai dengan yang sebenarnya ditentukan oleh sekolah. Tren rok panjang 7/8 pun akhirnya merajalela hampir di seluruh SMA.

Aduh, ada-ada aja ya tingkah anak-anak SMA. Namanya juga masih berada dalam masa pubertas yang cenderung labil terhadap fenomena tren yang ada. Semoga tren seragam kekinian itu tidak merubah semangat belajar kalian semua ya! Ingat tujuan utama ke sekolah adalah untuk belajar, kalau dandan yang aneh-aneh ke Mall aja deh.

Comments

comments

Inas Twinda Puspita
inas.higilabs@gmail.com

Take any challenge as a creative opportunity.