Jangan Banyak Mengeluh, Umat Muslim di 7 Negara Ini Berpuasa Lebih Lama Dibandingkan Kamu Yang Tinggal Di Indonesia

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang paling dinanti oleh umat muslim di seluruh dunia. Pasalnya di bulan yang penuh berkah tersebut umat muslim menjalankan ibadah puasa selama satu bulan. Menahan lapar, haus, serta menjaga emosi merupakan hal yang tidak mudah dilakukan oleh manusia terlebih jika harus dimulai sejak terbitnya matahari hingga terbenam di ufuk barat.

Untuk kamu yang tinggal di Indonesia, iklim tropis tentu menjadi tantangan tersendiri, bukan? Namun, jangan jadikan hal tersebut alasan untuk banyak mengeluh dalam menjalankan ibadah puasa. Selain dapat mengurangi pahala, keluhanmu tidak berarti jika dibandingkan perjuangan yang dilakukan oleh umat muslim dibelahan bumi lainnya. Mereka harus berpuasa dengan durasi lebih lama dan bahkan hingga 22 jam. Tidak percaya? Cobalah berkunjung ke 7 negara ini di saat bulan Ramadhan tiba maka kamu akan dapat merasakannya.

Islandia – 22 Jam

Islandia merupakan negara yang terletak di sebelah barat laut Eropa dan sebelah utara samudera Atlantik atau sekitar 1000 km dari Norwegia. Saat ini, umat muslim di Islandia berjumlah 770 orang yang juga merupakan Negara dengan penduduk muslim terkecil di dunia. Meskipun demikian, umat muslim disana harus menyelesaikan makan sahur pada pukul 02.00 dini hari dan berbuka pada tengah malam sekitar pukul 00.00 waktu setempat. Hal tersebut dikarenakan waktu siang di Islandia lebih panjang jika dibandingkan dengan negara-negara lainnya.

Wah, bagaimana rasanya ya teman-teman?

 

Swedia – 20 Jam

Jika ada penobatan untuk umat muslim di dunia, maka muslim yang tinggal di Swedia termasuk yang paling tangguh. Hal itu disebabkan bulan Ramadhan jatuh pada musim panas, dimana mereka harus berpuasa selama kurang lebih 20 jam lamanya. Menariknya, meskipun muslim di Swedia hanya berjumlah sekitar 500.000 orang, masyarakat setempat sangat toleransi dengan kaum muslim disana.

 

Alaska – 19,30 Jam

Alaska adalah salah satu Negara bagian Amerika Serikat. Terdapat sekitar 3000 umat muslim yang mayoritas bermukim di wilayah Anchorage. Sama seperti dua Negara sebelumnya, muslim di Alaskan pun harus menjalankan puasa Ramadhan dengan durasi 19 jam 30 menit. Akan tetapi, sebagian muslim di Alaska mengikuti durasi berpuasa seperti waktu Mekkah seperti yang difatwakan oleh ulama setempat demi meringankan ibadah mereka ditengah cuaca dingin ekstrim.

 

Rusia – 19 Jam

Tidak jauh berbeda dengan Alaska, muslim di Rusia juga harus berjuang keras menjalankan ibadah puasa di tengah cuaca ekstrim selama 19 jam lamanya. Umat muslim di Rusia menyelesaikan makan sahur pada pukul 03.15 dan berbuka pada pukul 21.37. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat 25 juta umat muslim dari total 142 juta penduduk di negara bekas Uni Soviet itu.

 

Inggris – 18 Jam

Menurut Muslim Council of Britain, terdapat 2,7 juta umat muslim tinggal di Inggris. Mereka harus menjalankan ibadah puasa Ramadhan selama kurang lebih 18 jam. Durasi ini juga dipengaruhi oleh musim panas panjang yang biasa disebut dengan Equinox. Oleh karena itu, muslim di Inggris sangat dianjurkan untuk memperbanyak konsumsi air saat berbuka dan sahur agar terhindar dari dehidrasi.

 

Kanada – 17,7 Jam

Umat muslim di Kanada memulai ibadah puasanya sejak pukul 03.00 dini hari waktu setempat dan harus bertahan selama 17,7 jam hingga waktu berbuka tiba. Menurut data, sekitar 3,2% dari total penduduk atau 1.053.945 orang di Kanada memeluk agama Islam. Sebagian besar tinggal di kota Toronto dan menjadikan kota tersebut sebagai kota dengan tingkat kepadatan penduduk muslim terbesar di Amerika Utara.

 

Turki – 17 Jam

Suasana bulan Ramadhan di Turki serupa dengan yang ada di Indonesia. Jelang berbuka puasa, muslim disana biasa berkumpul di masjid setempat. Blue Mosque adalah tempat ngabuburit paling terkenal dan ramai dikunjungi sebab masjid tersebut menyediakan menu buka puasa gratis untuk para jamaah. 17 jam berpuasa akan terbayar tuntas dengan menu buka puasa seperti kurma, pastirma, dan juga roti pide yang merupakan hidangan paling populer di Turki selama bulan Ramadhan.

 

Bagaimana teman-teman? Apakah kalian masih mengeluh dengan ibadah puasa yang harus dijalankan selama kurang lebih 12 jam di Indonesia?

Comments

comments

Inas Twinda Puspita
inas.higilabs@gmail.com

Take any challenge as a creative opportunity.