5 Kunci Utama Perbedaan Introvert dan Ekstrovert untuk Mengenal Lingkungan Sosialmu Lebih Dalam

Istilah introvert dan ekstrovert digunakan pertama kali oleh psikiater bernama Carl Jung pada tahun 1920. Carl Jung berteori bahwa sifat manusia dibagi menjadi 2, yakni introvert dan ekstrovert. Sampai sekarang, kedua istilah tersebut lekat dalam menyebut tipe kepribadian seseorang. Sayangnya, perbedaan yang cukup signifikan diantara kedua tipe kepribadian tersebut melekatkan stereotip yang membuat banyak orang salah paham. Agar kamu tidak terjerumus oleh stereotipe dan persepsi yang salah mengenai masing-masing tipe, kali ini Daily Wuz ingin memberikan penjelasan. Dilansir oleh learning-mind.com, ini dia 5 kunci utama perbedaan introvert dan ekstrovert.

Dimana Energi Mereka Berasal?

Introvert membutuhkan privasi/space tersendiri untuk menjernihkan pikiran sedangkan ekstrovert menghasilkan lebih banyak energi dengan menghabiskan waktunya bersama orang lain. Dengan kata lain, me-time merupakan hal yang sangat krusial untuk introvert. Sebaliknya, kebersamaan dengan orang lain adalah hal krsial bagi ekstrovert.

Introvert Membutuhkan Me-Time yang Lebih Banyak dari Ekstrovert

Introvert Membutuhkan Me-Time yang Lebih Banyak dari Ekstrovert

Me-time dapat membuat introvert untuk memutuskan hubungan dengan dunia dan mengatur ulang fokus mereka. Hal ini sangatlah penting bagi mereka karena membantu introvert untuk dapat mengambil kembali kontrol atas kehidupan. Menghabiskan waktu dengan orang lain akan menghabiskan energi introvert. Sehingga introvert lebih memilih untuk sendiri karena mereka dapat berkonsentrasi lebih baik.

Ekstrovert disisi lain lebih merasa puas dan terpenuhi hidupnya jika waktu mereka banyak dihabiskan dengan dikelilingi oleh orang. Lingkungan sosial dengan keramaian lebih tinggi dapat memberikan stimuli untuk mereka dalam membagi energi dengan orang lain.

Bagaimana Proses Berpikir Mereka?

Exrovert merasa lebih puas dengan mengekspresikan ide dan pendapatnya secara terang-terangan, berbeda dengan introvert yang lebih untuk “memendam”nya terlebih dahulu.

Sebelum Menyampaikan Ide dan Pendapat, Introvert akan Berdialog Internal Terlebih Dulu

Sebelum Menyampaikan Ide dan Pendapat, Introvert akan Berdialog Internal Terlebih Dulu

Pendapat dan ide dalam diri introvert harus melalui kontemplasi diri dan dialog internal. Setelah melakukan kontemplasi dengan diri sendiri, barulah mereka memutuskan untuk menyuarakan ide dan pendapatnya tersebut atau tidak.

Ekstovert memilih untuk langsung menyuarakan pendapat dan idenya. Mereka cenderung percaya diri secara verbal. Selain itu, mereka mencari kesempatan untuk menyampaikan suranya kepada yang lain.

Bagaimana Cara Mereka dalam Memproses Informasi?

Introvert cenderung menyukai detil sedangkan ekstrovert cukup dengan informasi minimum.

Introvert bisa menjadi seseorang yang sangat observatif dan juga pendengar yang baik. Mereka mungkin bisa terlihat acuh tak acuh namun mereka pada dasarnya mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi.

Sebaliknya, ekstrovert tidak begitu mempermasalahkan detil semua hal. Mereka tidak membutuhkan banyak informasi untuk mengambil sebuah keputusan.

Bagaimana Mereka Memperlihatkan Diri kepada Orang Lain?

Introvert cenderung lebih pendiam dan memilih untuk menjadi seseorang yang misterius dengan tidak berbagi hal tentang dirinya kepada orang lain. Disisi lain, ekstrovert lebih menyukai untuk keberadaannya diakui oleh orang lain. Sehingga mereka menyukai jika dirinya dijadikan perhatian banyak orang.

Introvert lebih memilih untuk dikelilingi oleh orang-orang terdekat saja. Mereka akan melihat jika baru saja berkenalan dengan orang baru, Melihat dan mengamati apakah mereka dapat membuka diri kepada orang tersebut. Mereka tidak tertarik untuk mendapatkan perhatian banyak orang. Sama halnya untuk menjadi orang yang populer diantara mereka.

Ekstrovert adalah Individu yang Open-Book

Ekstrovert adalah Individu yang Open-Book

Menyukai perhatian dan menjadi populer di keramaian adalah hal yang diasosiasikan kepada ekstrovert. Mereka adalah individu yang lebih open-book karena hal tersebutlah cara mereka untuk mendapat perhatian dari orang lain.

Bagaimana Cara Mereka untuk Terhubung dengan Orang Lain?

Poin ini bisa jadi poin terpenting dalam membedakan introvert dan ekstrovert. Introvert menghindari keramaian sedangkan ekstrovert akan membaur didalamnya.

Oleh karena itu, introvert lebih memilih untuk berkomuniasi satu lawan satu. Koneksi personal antar individu lebih disukai oleh mereka dibandingkan koneksi berkelompok yang tidak begitu berarti. Dengan begitu, introvert dapat memfokuskan perhatiannya kepada satu orang tersebut. Mereka pun sangat menghargai dan menyukai jika orang tersebut memberikan perhatian yang sama. Karena bagi introvert, hal ini adalah dasar bagaimana cara membuat koneksi personal yang berarti.

Ekstrovert Lebih Suka untuk Bersoalisasi, Membaur dalam Keramaian

Ekstrovert Lebih Suka untuk Bersoalisasi, Membaur dalam Keramaian

Ekstrovert suka bersosialisasi, membaurkan diri dalam keramaian. Makin banyak orang yang ditemui, semakin riang pula ekstrovert. Mereka semangat dalam mendapatkan pengalaman baru melalui pertemuan dan koneksi yang dilalui. Mereka sangat nyaman dengan small talk/basa-basi, karena menurut mereka hal tersebut memang cara bagaimana untuk berkealan dengan orang baru dan bersosialisasi.

__

Meskipun Carl Jung membagi kepribadian menjadi introvert dan ekstrovert, nyatanya individu-individu yang ada tidak selama hitam dan putih introvert atau ekstrovert. Terdapat pula mereka-mereka yang nyaman dengan small talk, namun secara bersamaan juga menjaga jarak dari orang yang baru dikenal.

Kedua kepribadian tersebut dibutuhkan agar dunia menjadi seimbang. Introvert maupun ekstrovert, keduanya mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kelebihan dan kekurangan tersebutlah yang kemudian digabungkan untuk mencapai keseimbangan dalam hidup. Manusia sebagai makhluk sosial membutuhkan koneksi dengan orang lain, sehingga kamu pun perlu memahami dan mentolerir perbedaan introvert dan ekstrovert, perbedaan kepribadian di tiap-tiap individu.

Leave a Reply