5 Fenomena Langit di Bulan November 2016

Ada yang berbeda di bulan November ini. Pasalnya, kamu akan melihat pemandangan langit yang berbeda dari biasanya. Beberapa fenomena langka akan terjadi, bahkan supermoon terbesar dalam 70 tahun bisa kamu lihat di bulan ini. Inilah 5 fenomena langit yang diramalkan akan terjadi sepanjang bulan November 2016.

Keberadaan Mars di Samping Bulan

Source: www.techcentral.co.za

Source: www.techcentral.co.za

Fenomena langit yang pertama akan terjadi pada tanggal 5 hingga 6 November 2016, yaitu keberadaan mars di samping bulan. Planet merah tersebut diprediksi akan berdampingan dengan bulan sabit. Mars diduga akan terus bergerak hingga ke bawah bulan sabit di malam kedua. Untuk menikmati fenomena langit yang cukup langka ini, kamu bisa menggunakan teropong.

Hujan Meteor Taurid

Source: www.spiritriau.com

Source: www.spiritriau.com

Hujan meteor taurid terjadi akibat konstelasi Taurus yang dihubungkan dengan komet Encke. Fenomena langit ini akan terjadi pada 11 November mendatang. Hujan Meteor Taurid dipercaya berasal dari satu komet yang terpecah belah beberapa tahun lalu. Jatuh pada awal November, tak heran bila hujan meteor ini juga dikenal sebagai Halloween Fireballs.

Supermoon

Source: www.rtsoft.com

Source: www.rtsoft.com

Pada umumnya, supermoon terjadi saat bulan sedang berada pada fase purnama. Namun, di bulan November 2016 ini kamu bisa menemukan supermoon terbesar dalam 70 tahun belakangan ini. “Bulan purnama 14 November bukan hanya yang terdekat di 2016 tetapi juga yang terdekat di abad ke-21. Bulan purnama itu tidak akan datang lagi hingga 25 November 2034, seperti yang diberitakan oleh Badan Antariksa Amerika, NASA.

Hujan Meteor Leonid

Source: www.cnnindonesia.com

Source: www.cnnindonesia.com

Fenomena langit di bulan November 2016 ini memang sangat menarik. Hujan meteor kedua yang akan menghiasi langit adalah Leonid. Biasanya meteor ini memang jatuh pada pertengahan November karena bumi bergerak mendekati debu dari komet Tempel-Tuttle. Namun, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, sebanyak 15 meteor akan jatuh dalam satu jam pada 16 November nanti.

Planet Jupiter Bergerak Mendekati Bulan

Source: www.wallpaper.zone

Source: www.wallpaper.zone

Planet Jupiter yang merupakan planet terbesar pada lintasan galaksi Bimasakti ini akan bergerak mendekati Bulan dalam jarak 2 derajat di langit. Diperkirakan planet Jupiter akan berada di bawah Bulan sabit yang menghadap tenggara. Fenomena langit yang sangat langka ini akan terlihat pada 25 November. Kamu tertarik untuk melihatnya? Pastikan kamu menggunakan teropong dan mengamatinya di waktu terbaik, yaitu saat sebelum subuh.

 

Buat kamu yang tidak ingin ketinggalan momen berharga tersebut, pastikan sudah mencatat tanggalnya. Sangat disarankan untuk menggunakan teropong agar keindahan fenomena langit tadi bisa kamu nikmati dengan maksimal.

Comments

comments

Inas Twinda Puspita
inas.higilabs@gmail.com

Take any challenge as a creative opportunity.