Sekarang Kamu Bisa Menggunakan Emoji yang Kamu-Banget, Emoji Hijab!

Kamu sebagai generasi muda tentunya sudah tak asing lagi dengan emoji. Ikon kecil dengan berbagai varian gambar ini selalu digunakan dalam berbagai kepentingan, mulai dari chat dengan teman hingga deskripsi produk online shop. Tanpa disadari emoji telah menjadi bagian dari bahasa kita. Bahkan tanpa membubuhkan emoji, obrolan sering dianggap datar dan dingin sehingga dapat memicu kesalahpahaman antar teman. Atau sebaliknya, saat kamu menggunakan emoji, kamu tanpa sengaja mengirimkan “sinyal-sinyal” yang disalahartikan oleh si dia. 

Varian emoji sendiri diciptakan berdasarkan kebutuhan konteks pengguna. Dapat dilihat terdapat berbagai emosi emoji: sedih, senang, menangis, marah, dan sebagainya. Untuk itu, bisa dibilang emoji sendiri adalah representasi kita. Namun, sadarkah kamu bahwa representasi dalam emoji lebih banyak datang dari budaya barat dan Asia Timur? Hal ini dapat dilihat dari emoji makanan, yang didominasi oleh makanan barat seperti spageti dan pizza; dan makanan Asia Timur seperti onigiri, sushi, dan rice cakes.

Emoji Hijab di Berbagai Platform

Meskipun masih banyak varian emoji yang belum ada, beberapa bulan lalu emoji untuk kaum muslim telah ditambahkan: emoji wanita berhijab. Tambahan ini tentunya disambut baik oleh berbagai pihak, terutama kaum muslim yang memakai hijab.

Untuk perangkat Apple, emoji hijab akan dirilis melalui update iOS 11.1. Selain emoji hijab, update tersebut pun akan mendatangkan emoji laki-laki berjenggot, ibu menyusui, yoga, roti sandwich, dan kelapa.

Emoji Hijab Salah Satu Update Android

Emoji Hijab Salah Satu Update Android

Sedangkan untuk Android, emoji hijab akan didatangkan melalui Android Oreo. Selain itu, Android Oreo memperbarui semua tampilan emojinya untuk menjadi lebih realistis. Emoji hijab pun didatangkan bersama 69 emoji lainnya, yang diantaranya pun sama dengan iOS: orang berjenggot, ibu menyusui, dan yoga.

Jika smartphone kamu masih belum mendukung emoji hijab, beberapa platform terkenal pun telah ikut menambahkannya, diantaranya yaitu Twitter, Facebook, WhatsApp, dan LINE.

Remaja Pencetus Emoji Hijab

Tambahan emoji hijab telah lama diminta, yang salah satunya dilakukan oleh remaja Saudi Arabia berumur 16 tahun bernama Rayouf Alhumedhi. Dia pun melayangkan permintaan ke Unicode Consortium, perusahaan non-profit yang mengembangkan emoji baru. Permintaannya pun diterima dan dia kemudian dihubungi oleh pihak Unicode untuk mengembangkan desain emoji tersebut.

Rayouf Alhumedhi Remaja Pencetus Emoji Hijab

Rayouf Alhumedhi Remaja Pencetus Emoji Hijab

Meskipun tambahan emoji ini merupakan kabar menggembirakan untuk kaum muslim, masih reaksi kontra pun tak jarang ditemui. Mereka menganggap bahwa penggunaan hijab adalah bentuk tindasan agama kepada kaum perempuan. Rayouf sendiri telah memahami jika akan muncul pro dan kontra. Namun, ia tetap berharap bahwa tambahan emoji tersebut dapat mempromosikan toleransi.

Bukan Game-Changer

Tambahan emoji seperti ini memang terlihat sepele, karena tidak akan memberikan dampak langsung seperti perubahan kebijakan pemerintah. Akan tetapi, tambahan emoji ini diyakini merupakan langkah yang baik untuk mengakui perbedaan dalam masyarakat dunia. Selain itu, kamu pun sebagai muslim perempuan Indonesia tak lagi harus menggunakan emoji perempuan pada umumnya. Kamu sekarang sudah bisa menggunakan emoji yang pas banget dengan kamu, emoji hijab!

Leave a Reply