Lagi Demam Pokemon Go, Apakah Kalian Salah Satunya?

Siapa yang tidak mengenal Pokemon dengan monster andalannya yaitu Pikachu. Kartun dan permainan yang booming sekitar tahun 90an ini dihadirkan kembali oleh Niantic Labs dalam bentuk permainan di aplikasi smartphone yaitu Pokemon Go.

Sekitar pertengahan Juli lalu, Niantic Labs akhirnya secara resmi nerilis aplikasi permainan Pokemon Go secara terbatas di beberapa negara seperti Amerika, Australia, dan Selandia Baru. Namun hal ini lantas tidak menyurutkan animo gamer di Indonesia untuk segera mencoba permainan ini dengan berbagai cara, termasuk mengunduh Pokemon Go di sejumlah situs penyedia APK yang notabene ilegal.

Seperti apa sih aplikasi permainan Pokemon Go ini?

Menggunakan GPS Pemosisi Global

Pokemon-GO-screenshot-1

Pokemon Go ini menggunakan GPS dengan sistem pemosisi global yang artinya kamu dapat bermain dengan berjalan-jalan di dunia nyata untuk menangkap monster virtual yang merupakan anggota Pokemon, seperti Pikachu dan Jigglypuff. Layaknya di dalam kartun Pokemon, kamu juga bisa melatih mereka untuk dapat bertanding. Sangat seru, bukan?

Setiap monster yang kamu temukan juga diacak di sejumlah lokasi sehingga terkadang tidak dapat diprediksi kemunculannya. Namun kamu tidak perlu kuatir karena game ini menyediakan opsi Nearby Pokemon untuk melihat jenis monster apa saja yang ada di sekitarmu.

 

Terdapat Fitur Geo-Tagging

Pokemon-GO-screenshot-6

Permainan Pokemon Go pada dasarnya sama seperti game Pokemon di platform keluaran Nintendo. Perbedaanya adalah kamu akan menjumpai fitur terbaru yaitu Geo-Tagging. Fitur ini difungsikan untuk meletakkan beberapa lokasi Pokestop yang berguna menjadi sarana checkpoint pengumpulan item seperti Pokeball, Potion, dan lain-lain. Keberadaan item tersebut sangat krusial dalam game Pokemon Go sehingga para pemain diajak untuk mengunjungi berbagai macam lokasi strategis seperti monumen dan tempat ibadah di kota mereka untuk mendatangi Pokestop.

 

Interaksi Kamera AR

Pokemon-GO-screenshot-3

Ketika kamu menjumpai seekor monster, game Pokemon Go menyediakan semacam mini-game berupa lempar Pokeball yang memanfaatkan interaksi kamera AR. Cara menangkapnya pun cukup mudah. Kamu hanya perlu menahan jarimu di atas Pokeball untuk menentukan kekuatan lemparanmu dan melontarkannya ke arah sang Pokemon. Apabila berhasil, monster tersebut akan terdaftar ke dalam Pokedex milikmu dan kamu bisa menjualnya melalui fitur Transfer. Hal ini berfungsi untuk mendapatkan item Evolution Candy, membuatnya kuat dengan opsi level up, atau mengubahnya menjadi jenis Pokemon baru.

 

Game Pokemon Go saat ini memang sedikit dirasa sulit akibat minimnya tutorial yang ada. Niantic Labs menghadirkan sebuah desain antarmuka yang begitu minimalis tanpa menyediakan tool tips untuk masing-masing fungsi ikon permainan dan hanya terdapat tombol Help yang memberikan penjelasan secara singkat. Namun demikian, kekurangan tadi tidak membebani pemainnya dengan mekanisme yang terlalu kompleks sehingga siapapun akan dengan mudah mempelajari hingga menyukai permainan ini dalam hitungan beberapa jam saja.

 

Apakah kalian sudah mencoba permainan ini?

Comments

comments

Inas Twinda Puspita
inas.higilabs@gmail.com

Take any challenge as a creative opportunity.