Cara Mengisi Daya Baterai Ponsel dengan Benar

Persoalan baterai selalu disepelehkan saat kita baru saja membeli sebuah ponsel baru. Meskipun berjanji untuk merawat ponsel dengan baik, pada akhirnya selalu saja teledor. Baterai sendiri adalah bagian penting dalam sebuah gadget. Saat pengisian daya tidak dilakukan dengan benar, maka baterai pun bisa cepat rusak. Padahal, komponen baterai sendiri tidak murah untuk digantikan. Untuk itu, bagi kamu yang mempunyai ponsel baru, lakukan pengisian baterai dengan cara yang tepat. Dilansir dari Tech Advisor, berikut adalah cara bagaimana mengisi daya baterai ponsel dengan baik.

Isi Sebelum Kurang Dari 50%

Untuk baterai Li-ion, kamu harus menjaga daya baterai diatas 50%. Jika daya baterai di bawah angka tersebut, segeralah isi sehingga lebih dari 50% dalam beberapa kali pengisian. Mengisi daya baterai hingga 100% pun tidak disarankan. Memang tidak akan berakibat fatal, namun jika secara terus-menerus, hal terebut dapat memperpendek umur baterai.

Dengan kata lain, isilah daya baterai Li-ion saat telah mencapai 40% menjadi 80% dalam satu kali pengisian. Usahakan baterai untuk tidak mencapai angka dibawah 20%. Untuk pengisian maksimum hingga 100%, lakukan sebatas sebulan sekali. Hal ini dapat menyesuaikan ulang baterai, sama halnya seperti saat restart komputer atau saat kita pergi berlibur untuk melepas stress.

Gunakan Charger Original

Sebisa mungkin hanya gunakan charger original yang kamu dapatkan dari dalam kardus ponsel. Jika menggunakan charger lain, maka pastikan spesifikasi dan rating charger tersebut sesuai dengan ponselmu. Hal ini disarankan karena charger murah yang biasa dijual dapat membahayakan ponsel kamu. Selain itu, terdapat pula kasus dimana charger yang dibeli dengan murah tersebut menimbulkan api.

Hindari Memori Efek Baterai

Memori efek baterai (battery memory effect adalah ingatan presentase baterai. Singkatnya, baterai yang sering diisi dri 20% hingga 80% dapat “lupa” bahwa sebenarnya daya maksimalnya belum terisi 40%. Akan tetapi hal ini haya berlaku untuk beterai nickel (NiMH dan NiCd), tidak berlaku untuk baterai Li-ion yang ada pada ponsel modern.

Baterai Li-ion tidak mempunyai memori efek. Sebaliknya, untuk baterai tipe ini, akan lebih baik jika kamu sering mengisi dayanya dan memastikan bahwa daya tidak sampai pada angka 0%.

Hindari Isi Daya Semalaman

Ponsel modern sudah mampu untuk menghentikan pengisian daya jika telah mencapai angka 100%. Dengan demikian, tidak ada resiko tertentu saat kamu membiarkan pengisian daya ponselmu semalaman. Namun, kamu dianjurkan untuk melepas casing ponsel karena pengisian daya dalam waktu lama dapat membuat ponsel over-heating, yang akan berdampak buruk pada baterai Li-ion.

Menyimpan Baterai Tidak Pada 0%

Saat kamu memutuskan untuk tidak menggunakan ponsel dalam jangka waktu lama, maka jangan biarkan daya baterai 0%. Pastikan sebelum disimpan, baterai mempunyai daya 40 hingga 50%. Hal ini karena daya baterai akan berkurang 5 sampai 10% dalam waktu satu bulan saat tidak digunakan. Jika tidak, maka baterai tidak akan bisa diisi dayanya sama sekali. Dengan kata lain, baterai benar-benar telah rusak.

Leave a Reply