Mengenal Day of The Dead: Hari Perayaan Kematian Meksiko

Kamu yang udah nonton film animasi Coco atau serial James Bond dengan judul Spectre, pasti tau elemen unik yang digunakan di kedua film tersebut. Keduanya sama-sama mengadaptasi tradisi budaya Meksiko, yakni Day of The Dead, sebagai bagian dari film. Jika diterjemahkan dalam bahasa kita, Day of The Dead mempunyai artian Hari Raya Kematian. Sesuai dengan namanya, Day of The Dead merupakan hari peringatan kematian. Peringatannya dilakukan dengan berkumpul bersama keluarga, teman, dan kerabat, untuk berdoa dan mengingat mereka yang telah meninggal.

Day of The Dead Bukan Halloween Versi Meksiko

Karena pengaruh Amerika Serikat secara global, Day of The Dead perlahan tergerus oleh perayaan Halloween. Ditambah lagi tanggal perayaan Halloween dan Day of The Dead pun bersamaan. Jika Halloween jatuh pada tanggal 31 Oktober tiap tahunnya, Day of The Dead jatuh pada tanggal 31 Oktober sampai 2 November. Selain itu, festival kematian ini juga tak jarang diberi label “Halloween-nya Meksiko”.

Padahal, perayaan yang lebih dikenal sebagai Dia de Muertos oleh orang Meksiko sendiri ini mempunyai nilai kultur yang sangat berbeda dengan Halloween. Memang keduanya identik dengan “dandanan hantu”. Akan tetapi, alasan dibalik hal tersebut sangatlah berbeda.

Festival Peringatan Day of The Dead

Festival Peringatan Day of The Dead. Sumber: laopinion.com

Orang-orang berdandan layaknya hantu saat Halloween karena mereka ingin “tercampur” dengan arwah yang berkunjung saat Halloween. Dengan demikian, arwah-arwah tersebut tidak dapat menyakiti manusia karena mereka tidak bisa membedakan mana manusia mana yang bukan.

Sebaliknya, dalam Dia de Muertos, berparas seperti hantu merupakan bentuk sambutan hangat kepada arwah keluarga dan kerabat yang telah meninggal. Sehingga dapat dikatakan jika Halloween lebih identik dengan horor, sedangkan Dia de Muertos identik dengan perayaan untuk mengingat mereka yang telah pergi.

Gemerlap Perayaan Day of The Dead

Namun, tak seperti dalam scene film Spectre, festival Dia de Muertos tidak dirayakan secara meriah di Kota Meksiko. Perayaan dengan festival dan kembang api diadakan dalam kota-kota kecil. Skala festival pun tidak besar dan mewah. Akan tetapi, karena kepopuleran film Spectre, festival megah Day of The Dead akhirnya diadakan untuk memenuhi ekspetasi penonton film tersebut dan turis lokal maupun mancanegara. Dapat kamu lihat bahwa Dia de Muertos sangatlah jauh dari kesan menyeramkan dan gloomy.

Meskipun terpengaruh oleh publikasi film-film Hollywood, Dia de Muertos masih tetap memegang nilai tradisi hari perayaan kematian. Yakni dengan menggelar perayaan intim, yang bersifat privat. Keluarga mengundang kerabat dan teman untuk berkumpul bersama, mendoakan sembari mengingat mereka yang telah tiada. Mereka membuat altar yang dihiasi dengan foto, lilin, dan item favorit orang yang telah meninggal. Contohnya seperti makanan dan minuman kegemaran mereka sewaktu masih hidup.

Disamping perayaan mewah dengan gemerlap parade, kostum, dan nyanyian, Dia de Muertos masih merupakan hari perayaan sakral untuk mengingat mereka yang telah meninggal. Seperti yang ditekankan dalam film animasi Disney Coco, Day of The Dead mengingatkan betapa pentingnya keluarga, tak terkecuali mereka tercinta yang telah pergi.

Leave a Reply