Generasi 90an, Masih Ingat 5 Sinetron Jadul Ini?

Generasi 90an atau juga yang dikenal sebagai generasi milenial saat ini telah tumbuh dewasa, menginjak umur kepala dua. Dengan berkembangnya teknologi dan penggunaan intensif internet untuk social media, kamu-kamu yang dulunya lahir tahun 90an sudah tak tertarik dengan tontonan dalam televisi nasional. Daripada menonton sinetron di televisi, mending browsing Instagram, nontonin Instastory teman dan selebgram yang lagi asik makan dan jalan-jalan di mall.

Memang kualitas sinetron saat ini sudah sangat berbeda dengan sinetron jadul yang tayang sewaktu kita masih SD/SMP dulu. Mayoritas sinetron sekarang mengedepankan kisah percintaan, tak seperti sinetron jaman dulu yang banyak ragamnya. Mulai dari urban-fantasi, komedi, horor, dan bahkan gabungan dari ketiganya. Soal sinetron jaman dulu nih, masih ingat nggak judul apa aja yang menjadi tontonan wajib kamu sepulang sekolah dan setelah maghrib, sesaat sebelum waktunya belajar malam? Nah, yuk nostalgia dulu.

Tuyul dan Mbak Yul

Sesuai dengan judulnya, Tuyul dan Mbak Yul menceritakan seorang tuyul insyaf bernama Ucil yang kemudian bertemu dengan manusia yang dikenal dengan nama Mbak Yul. Sinetron ini sukses mengemas elemen mistis tuyul dengan komedi. Pesan moralnya pun tak ketinggalan, yang tersirat dari ulah Ucil yang usil namun suka menolong orang. Saat melihat aktor Ony Syahrial, yang kamu ingat pasti tokoh Ucil dari Tuyul dan Mbak Yul ini.

Tuyul dan Mbak Yul

Tuyul dan Mbak Yul

Tuyul dan Mbak Yul dulunya tayang di RCTI pukul 19.30 WIB dari tahun 1997 hingga 2002. Hayo, siapa yang nggak mau belajar demi nonton sinetron ini?

Jinny Oh Jinny

Meskipun mengisahkan tentang seorang jin, sinetron dengan judul yang terdengar catchy ini sama sekali tidak menyeramkan. Sama seperti Tuyul dan Mbak Yul, Jinny Oh Jinny pun menggabungkan elemen mistis jin dengan komedi.

Diana Pungky sebagai Jinny

Diana Pungky sebagai Jinny

Sinetron ini mengisahkan seorang jin cantik bernama Jinny yang diperankan oleh Diana Pungky. Jinny terperangkap di dalam kerang karena akan dikorbankan sebagai persembahan dewa oleh Papa Rehe. Kerang tersebut kemudian ditemukan oleh seorang penyelam bernama Bagus yang diperankan oleh Indra L. Brugman. Setelah itu, Jinny pun membantu Bagus untuk mendapatkan mutiara laut, agar tak dipecat dari pekerjaannya.

Kecantikan Diana Pungky dan karakter Jinny yang polos merupakan daya tarik sinetron satu ini. Jinny Oh Jinny ditayagkan di RCTI dari tahun 1997 sampai dengan tahun 2002.

Boneka Poppy

Meskipun dibintangi oleh Diana Pungky, tak seperti Jinny Oh Jinny, Boneka Poppy berfokus ada cerita romansa komedi. Boneka Poppy adalah boneka manekin yang bisa berbicara dan bergerak yang sangat mirip dengan kekasih Tommy yang meninggal. Tommy sendiri diperankan oleh Adam Jordan.

Diana Pungky sebagai Boneka Poppy

Diana Pungky sebagai Boneka Poppy

Boneka Poppy bikin kita semua gregetan dengan Poppy yang selalu manja. Ia selalu ingin bergerak dan berbicara layaknya manusia. Namun, Tommy melarangnya agar tidak diketahui oleh orang lain. Sinetron jadul ini dulu tayang di ANTV pada thun 2000.

Jadi Pocong

Tak seperti sinetron sekarang yang monoton, sinetron kita dulu ada yang bikin merinding! Meskipun bisa bikin takut, Jadi Pocong tetap menjadi tontonan kegemaran siang hari. Untung ya, tayang siang hari. Jadiya bisa nonton dengan (cukup) tenang! Jadi Pocong dulu tayang di dua stasiun televisi, Indosiar dan TPI, mulai dari tahun 2002 sampai 2003.

Benny Ruswandi Pemeran Pocong Jefry

Benny Ruswandi Pemeran Pocong Jefry

Sinetron drama-horor ini ikonik dengan dua pocong hijau dan merah. Pocong hijau bernama Mumun, sedangkan pocong merah bernama Jefry. Meskipun seram, kalo diingat-ingat lagi pasti Jadi Pocong bikin kamu ngakak. Gimana nggak, pocong Jefry punya taring lancip layaknya drakula. Tak hanya itu, ia juga bisa terbang dan merentangkan kedua tangannya layaknya kelelawar. Pocong kan harusnya lompat-lompat, lah kaki sama tangannya aja diikat. Kok ini malah terbang?

Disini Ada Setan

Sinetron horor populer dijamannya dulu ini sukses menghibur menakuti penonton dengan hantu-hantu yang lebih “internasional”. Tak sebatas hantu lokal seperti pocong dan sundel bolong, Disini Ada Setan menghadiran hantu yang lebih beragam layaknya di tayangan horor Hollywood. Contohnya saja arwah hantu kejepit pintu lift dan hantu suster. Yah, meskipun untuk hantu suster, bagian ngesotnya itu memang unsur Indonesia banget.

Para Pemeran Disini Ada Setan

Para Pemeran Disini Ada Setan

Ragam hantu di tiap episodenya yang terus berganti inilah yang membuat Disini Ada Setan menarik dan menakutkan. Tayang di SCTV dari tahun 2003 sampai 2005, Disini Ada Setan mempunyai total 76 episode.

Bikin kangen nggak sih? Coba ya sinetron di atas tersedia secara streaming online. Biar kita nggak ketinggalan nonton waktu tayang ulang di TV. Nontonin orang makan di Instastory sama vlog YouTube lama-lama bikin jenuh! Selain judul-judul diatas, sinetron jadul apa sih yang ingin kamu tonton lagi?

Leave a Reply