9 Tanda-Tanda Metabolisme Tubuh Menurun

Metabolisme tubuh bertanggung jawab untuk mengatur fungsi tubuh seperti temperatur, energi, dan gampang tidaknya berat badan dapat bertambah. Oleh karena itu, tingkatan metabolisme juga menentukan kondisi kesehatan tubuh. Metabolisme yang melambat biasanya diiringi dengan bertambahnya usia. Namun, penyebabnya tidak usia semata. Gaya hidup dan kondisi kesehatan juga mampu untuk mengurangi tingkatan metabolisme tubuh. Khawatir dengan kondisi metabolisme tubuhmu? Berikut 9 tanda-tanda metabolisme tubuh menurun yang perlu kamu waspadai agar bisa menjaga tubuh tetap fit.

Bertambahnya Berat Badan

Metabolisme adalah proses dimana tubuhmu akan mengubah apa yang kamu konsumsi menjadi energi. Jumlah konsumsi makanan dan minuman serta banyaknya olahraga adalah 2 hal terbesar yang menentukan berat badanmu. Namun, jika metabolisme tubuh menurun, maka hal tersebut pun dapat turut memberikan kontribusi sebagai penyebabnya. Tubuhmu menjadi lambat dalam mengubah kalori. Kalori pun semakin sedikit yang terbakar digunakan sebagai energi dan tubuhmu pun akan menjadikan kalori tersebut menjadi lemak.

Lesu dan Capek

Merasa mudah capek dan lelah? Metabolisme melambat sehingga proses untuk mengubah nutrisi dari makanan yang dikonsumsi menjadi energi pun turut melambat. Penyakit seperti kurangnya sel darah merah karena kurangnya zat besi dan vitamin B juga dapat menyebabkan kelelahan, yang ditemani dengan menurunkan metabolisme tubuh.

Kesusahan dalam Menurunkan Berat Bedan

Menurunnya metabolisme akan mempersulitmu jika kamu ingin menurunkan berat badan. Hal ini karena berat badan sendiri sangat bergantung pada pembakaran kalori. Jika kamu tiba-tiba dalam program diet dan membatasi konsumsi makanan, maka metabolisme tubuh secara alamiah akan memperlambat proses perubahan kalori menjadi energi. Ketika metabolisme melambat, kamu pun membakar kalori lebih sedikit sehingga kecil kesempatan berat badanmu akan berkurang.

Kulit Kering dan Pecah-Pecah

Hormon yang menjaga kesehatan kulit dan kukumu adalah hormon yang juga mengontrol proses metabolisme. Jika salah satunya terganggu atau tidak seimbang, maka pihak yang lain pun akan terpengaruh keadaannya. Kulit kering, gatal, atau bahkan yang berminyak yang disertai dengan perubahan warna, pucat, atau bertambahnya jerawat dapat menjadi pertanda turunnya metabolisme tubuhmu.

Salah Satu Tanda Metabolisme Tubuh Menurun, Kulit Kering. Sumber: mightyadvice.com

Rambut Rontok

Sama haknya dengan kulit dan kuku, rambut pun akan membutuhkan semakin banyak aspan nutrisi untuk dapat menjaga kesehatannya. Jika metabolisme menurun juga mempengaruhi banyaknya nutrisi yang dibutuhkan tubuh, maka rambut pun tidak akan kebagian nutrisi yang bisa menjaganya tetap kuat dan sehat. Rambut rontok atau berubahnya kondisi rambut seperti teksturnya yang kasar dan kering bisa saja menjadi pertanda metabolisme tubuh yang menurun.

Masih Muda tapi Kok Sudah Tumbuh Uban

Rambut Rontok, Kering, dan Kasar Tanda Turunnya Metabolisme

Kedinginan atau Kesulitan untuk Tetap Hangat

Temperatur tubuh yang dingin telah terbukti sebagai pertanda menurunnya metabolisme tubuh. Jika temperatur tubuhmu sudah terlalu dingin, maka hal tersebut dapat mempengaruhi tingkatan metabolisme dan bisa saja merupakan pertanda gangguan kesehatan lain yang memerlukan diagnosis.

Tubuh Tak Fleksibel dan Kaku

Perlindungan tubuh terhadap bakteri dan virus membutuhkan sistem imun yang sehat. Sistem imun tersebut sendiri dapat terpengaruh oleh berubahnya metabolisme tubuhmu. Tubuhmu menyerap nutrisi dari makanan dan mengantarnya ke organ-organ dan sistem imun untuk dapat berfungsi sebagai mana mestinya. Jika perubahan makanan menjadi nutrisi lambat, maka tubuhmu akan lebih rentan untuk sakit. Sendi-sendi dan otot pun menjadi kaku bahkan dapat menimbulkan rasa sakit jika digerakkan sebagai akibat melambatnya metabolisme tubuh.

Lapar yang Manis-Manis

Ketika level gula darah menurun, maka kamu pun akan merasa lapar dan ingin untuk mengkonsumsi yang manis-manis sebagai gantinya. Ketika lemak yang tersimpan diubah menjadi energi, kelenjar adrenal pun akan menjaga fungsi metabolisme. Namun, jika kelendar adrenal tak berfungsi dan kamu pun lapar yang manis-manis sebagai pengganti energi yang kurang, hal tersebut pun bisa jadi pertanda metabolisme tubuh yang menurun.

Coklat Olahan Mengandung Banyak Gula Sedikit Kokoa

Ingin Terus Makan Manis Bisa Jadi Pertanda Turunnya Metabolisme Tubuh

Sulit Konsentrasi

Otak dapat bekerja karena asupan nutrisi dari makanan dan minuman yang dikonsumsi. Jika metabolisme menjadi penyebab lambatnya nutrisi makanan yang dibutuhkan otak, makan konsentrasi pun akan mudah pecah. Aktivitasmu pun terganggu karena kamu tidak dapat berpikir secara jernih.

Leave a Reply