Yuk, Hunting Foto dengan “Bangkai” Mobil Jadul di Junkyard Autopark Magelang

Lokasi wisata favorit sekarang jauh berbeda dengan yang dulu. Jika dulu mengutamakan atraksi dan pengalaman liburan yang menyenangkan, sekarang tempat dengan backdrop unik dan instagrammable lah yang digandrungi. Satu per satu tempat wisata dengan spot foto unik mulai bermunculan. Salah satunya yang terbaru adalah Junkyard Autopark Magelang.

Selfie dengan Mobil Jadul

Seperti namanya, tempat wisata Magelang ini berisikan “sampah otomotif”. Namun sampah-sampah tersebut bukan sekedar sampah, akan tetapi bangkai-bangkai mobil jadul yang telah diperbarui tampilannya. Tak hanya mobil saja, terdapat juga kendaraan jadul lainnya, seperti bajaj, sepeda motor, hingga sepeda ontel. Semua kendaraan jadul tersebut telah dirombak sehingga cocok dijadikan backdrop foto yang vintage, unik, dan lain daripada yang lain.

Jika kamu penggemar otomotif klasik, mungkin kehadiran dua mobil paling jadul dalam koleksi Junkyard Autopark akan menjadi spot foto favorit kamu. Dua mobil tersebut adalan mobil jenis Dodge tahun 1957 dan Impala tahun 1964. Dodge dan Impala tersebut hanyalah 2 dari total 14 mobil klasik yang bisa kamu “ajak” berfoto di taman “rongsokan” mobil ini. Tak hanya berpose di sekeliling mobil, beberapa mobil pun bisa kamu tumpangi untuk menghasilkan kreasi foto yang lebih unik, sesuai gaya dan kreativitas kamu.

Tak hanya backdrop kendaraan klasik saja, kamu juga bisa berfoto dengan pemandangan pegunungan Menoreh yang dapat terlihat jelas dari Junkyard Autopark Magelang.

Jika kamu merasa lelah dan lapar setelah puas berfoto, kamu bisa beristirahat dan bersantap di cafe yang terletak di tengah-tengah lokasi. Menu yang disediakan Junkyard Autopark pun relatif murah, sehingga bersahabat bagi pengunjung-pengunjung muda seperti kamu.

Lokasi

Baru dibuka pada 30 Maret 2018 lalu, Junkyard Autopark sudah menarik banyak wisatawan untuk hunting foto. Diperkirakan tiap harinya terdapat 50 hingga 70 wisatawan yang datang. Tentunya jumlah tersebut bertambah pada weekend dan tanggal merah. Wisata selfie ini berlokasi di Desa Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, tepatnya di sebelah Balkondes Wanurejo (Balai Ekonomi Desa Wanurejo). Lokasinya bisa dijangkau hanya dengan sekitar 5 menit perjalanan dari Taman Wisata Candi Borobudur, yang jaraknya kurang lebih 2 km saja.

Balai Ekonomi Desa Wanurejo

Balai Ekonomi Desa Wanurejo. Sumber: viva.co.id

Sebelum atau sesudah hunting foto, kamu juga bisa sekalian mampir di Balkondes. Di balkondes, kamu bisa menikmati pemandangan asri desa Wanurejo. Terdapat beberapa paguyupan berbentuk joglo disana, sangat cocok untuk dijadikan tempat bersantai sambil menikmati suasana alam dan Candi Borobudur yang nampak dari jauh. Tak hanya menikmati pemandangan saja, kamu juga bisa belajar main gamelan dituntun oleh pelatih gamelan yang ada di Balkondes.

Karena lokasi yang dekat dengan Balkondes Wanurejo dan Taman Wisata Candi Borobudur, jika kamu berkunjung dari jauh, lebih baik kamu menyusun rencana liburan terlebih dahulu. Sayang sekali bukan hanya berkunjung di satu spot wisata saja padahal terdapat spot wisata lain yang satu jalur dengan perjalanan kamu?

Jam Operasional dan HTM Junkyard Autopark Magelang

Untuk dapat hunting foto dengan backdrop berbagai kendaraan klasik ini kamu tidak perlu merogoh kantong dalam-dalam. Tiket masuknya dibandrol dengan harga sebesar Rp15.000 per orangnya. Harga tiket tersebut tidak termasuk biaya parkir kendaraan, yang dibandrol Rp4000 untuk mobil dan Rp2000 untuk sepeda motor.

Jam operasionalnya masih terbatas hanya dari pukul 8 pagi hingga pukul 6 malam. Dengan kata lain, kau tidak bisa hunting foto pada malam hari. Namun, hal ini kabarnya akan diubah dalam waktu dekat. Selain menambah spot foto, kedepannya Junkyard Autopark Magelang akan buka sampai malam hari.

Karena jam operasional yang hanya di siang hari inilah, Junyard Autopark Magelang cenderung ramai pada pukul 2 siang hingga waktunya tutup. Hal ini karena mayoritas pengunjung ingin menghindari terik matahari saat hunting foto. Oleh karena itu, jika kamu ingin menghindari terik matahari dan keramaian pengunjung, lebih baik kamu datang pagi hari saja, antara pukul 8 hingga 10 pagi.

Leave a Reply