Percaya atau Tidak, Kopi Bening Benar-Benar Ada!

Minuman kopi selalu identik dengan warna coklat, coklat pekat maupun coklat-beige. Meski ditambah dengan krim ataupun susu, kopi masih tetap berwarna coklat. Warnanya yang pekat inilah yang membuat penikmat minuman tinggi kafein ini berkutat dengan satu masalah, yakni gigi menguning. Cara satu-satunya untuk mencegah gigi menguning karena kopi memang selalu berkaitan dengan bagaimana merawat gigi, entah menggunakan pasta gigi whitening hingga perawatan khusus pada dokter gigi. Sampai sekarang masih belum ditemukan kopi anti gigi kuning, sampai munculnya kopi bening di pertengahan tahun 2017 lalu. Katanya sih, kopi bening adalah solusi tepat minum kopi tanpa harus takut gigi menguning!

CLR CFF, Kopi Bening Pertama Dunia

David dan Adam Nagy adalah saudara dibalik CLR CFF. Menjadi kopi bening pertama di dunia, CLR CFF mendapat banyak sorotan media. Satu pertanyaan yang muncul di benak kamu pasti berkaitan dengan bagaimana cara membuat kopi menjadi bening. “Kok bisa??” Sayangnya Nagy bersaudara tidak membagikan rahasia dibalik CLR CFF. Produk kopi revolusioner mereka hanya dipasarkan dengan tagline “dibuat dengan cara yang belum pernah dilakukan sebelumnya”. Dilansir oleh Munchies, proses produksi CLR CFF adalah rahasia perusahaan.

Namun, Nagy bersaudara masih memberian keterangan mengenai bahan utama dari kopi bening mereka. CLR CFF dibuat oleh biji kopi Arabika kualitas tinggi, sehingga mampu memberikan rasa yang sangat spesifik. Mereka juga mengklaim bahwa produknya tidak mengandung bahan pengawet, pemanis buatan, dan gula.

Sayangnya, CLR CFF hanya tersedia di negara Inggris. Produknya yang tersedia di Amazon juga hanya melayani pengiriman di negara-negara tertentu saja. Dua botol CLR CFF jika dirupiahkan, bisa kamu dapatkan dengan harga Rp102.000.

Nano Coffee, Kopi Bening Indonesia

Belum kesampaian cicip CLR CFF? Jangan khawatir, ternyata Indonesia juga sudah punya kopi bening! Bahkan produknya diklaim sebagai kopi bening pertama di Asia!

Mengusung nama Nano Coffee sebagai brandnya, kopi bening asal Indonesia ini adalah hasil ciptaan dua barista Mochammad Haris dan Ferdiyan. Mereka berdua menjalani proses panjang selama 3 tahun untuk dapat menghasilkan produk inovasi revolusioner ini. Sama seperti Nagy bersaudara, 2 barista ini juga tak membagi rahasia proses pembuatan kopi bening.

Mereka hanya mengklaim bahwa produk kopinya dibuat dengan biji kopi yang sudah tidak diragukan lagi rasanya, yakni Arabika Gayo dan Mamasa. Selain itu, Nano Coffee juga diklaim tidak mengandung pengawet, pemanis buatan, dan gula.

Meskipun belum begitu didengar di Indonesia, Nano Coffee ternyata sudah merambah pasar Internasional, lho! Jepang dan Amerika Serikat adalah salah satu negara pemasarannya. Kamu bisa mendapatkan Nano Coffee dengan harga Rp40.000 perbotolnya. Satu botol berisikan 250ml kopi bening. Pemesanan Nano Coffee secara resmi dapat dilakukan melalui kontak yang tercantum pada akun Instagramnya.

Bagaimana Rasanya?

Meskipun mendobrak industri kopi dengan warna bening dan kemasan minimalis yang oh-so-aesthetic, ternyata banyak yang kurang puas dengan cita rasa kopi bening.

CLR CFF sendiri, seperti yang dilansir oleh Reviewed, memiliki rasa kurang memuaskan bagi pecinta kopi. Dideskripsikan dengan detil, rasa kopi bening asal London ini seperti air putih yang dituang dalam gelas bekas minum kopi. Sehingga jika diminum, air putih tersebut akan sedikit mempunyai jejak rasa kopi. Namun, CLR CFF cocok untuk kamu yang membutuhkan asupan kafein tinggi tapi tidak suka minum kopi.

Untuk Nano Coffee sendiri, salah satu pengguna Instagram bernama Gery telah memberi testimoni mengenai rasanya. “Asam, pahit, dan aroma kopi arabika yang sangat kuat terasa sejak tegukan pertama. Cocok banget kalo yang suka kopi tanpa gula. Bedanya sih yang ini bening,” Begitu tulis Gery dalam caption foto yang menampilkan satu botol Nano Coffee.

Apa pendapatmu tentang kopi bening? Turut penasaran dengan rasanya?

Leave a Reply