pecel-semanggi

Pecel Semanggi, Legenda Kuliner Khas Surabaya yang Kini Nyaris Punah

Pecel semanggi. Seperti namanya, makanan tradisional khas Surabaya itu dibuat dari daun semanggi. Buat yang belum tahu, semanggi adalah nama tumbuhan sejenis semak yang biasanya tumbuh di daerah rawa. Nah, dahulu kala banyak terdapat rawa-rawa di sekitar kota Surabaya. Tak heran kalau penduduk setempat akhirnya memanfaatkan semanggi sebagai bahan makanan mereka sehari-hari. Konon, makanan yang satu ini identik dengan keberuntungan, loh! Sebelum kamu mencicipi hidangan pecel semanggi, cari tahu dulu deh informasi lengkapnya. Serba-serbi legenda kuliner khas kota Pahlawan ini bisa kamu baca di artikel berikut.

Penyajian Pecel Semanggi

pecel-semanggi

Source: www.indonesiakaya.com

Setelah dipetik, biasanya daun semanggi dibersihkan lalu direndam air panas selama beberapa saat. Kemudian, dalam penyajiannya dipadukan dengan tauge yang juga sudah direbus. Setelah itu, semanggi bercampur tauge diletakkan di atas daun pisang yang sudah dibentuk segitiga, yang oleh masyarakat setempat dinamakan pincuk.

Bumbu yang dijadikan saus siraman pun sepintas terlihat mirip dengan bumbu pecel. Namun demikian, bumbu pecel semanggi terbuat dari perpaduan ketela, kacang tanah, dan gula merah. Hal itulah yang menciptakan rasa manis saat sajian pecel semanggi dicecap lidah. Bukan hanya manis gula merah, tetapi juga ketela rambat. Hmm, terbayang kan bagaimana kelezatan cita rasa khas sajian nusantara yang satu ini?

 

Kerupuk Puli

Pecel-semanggi-surabaya

Source: www.surabayarek.com

Mencicipi seporsi pecel semanggi tidak lengkap tanpa adanya kerupuk puli, atau biasa disebut kerupuk gendar. Umumnya, kerupuk puli dibuat dari adonan beras, tepung tapioka dan bumbu penyedap lainnya yang ditumbuk hingga halus hingga jadi adonan yang kenyal lalu diiris tipis. Kemudian kerupuk dijemur sampai kering. Penjemuran membutuhkan waktu sekitar 2-3 hari barulah kemudian bisa digoreng. Makan pecel semanggi jadi makin meriah dengan kehadiran si kerupuk puli ini.

 

Berburu Kuliner Semanggi di Surabaya

penjual-pecel-semanggi

Source: www.indonesia-tourism.com

Seiring perkembangan zaman, sayangnya pecel semanggi jadi semakin langka. Buat kamu yang tertarik untuk mencicipinya bisa datang ke kawasan Taman Bungkul. Di sana, penjual pecel semanggi biasanya memiliki penampilan yang khas. Umumnya ibu-ibu, mengenakan busana tradisional berupa kebaya dan jarit. Sembari menjajakan makanannya mereka bersuara melengking meneriakkan ‘semanggi’. Terkadang ada juga yang mangkal, kamu bisa menemukannya di Balai kota.
Apabila kamu kesulitan mencari sajian yang satu ini, ada satu kampung di Surabaya yang dipenuhi penjual semanggi, yaitu Desa Kendung. Wilayah ini terletak di Benowo, pinggiran Surabaya yang dekat dengan Gresik. Di sana, sebagian warga merupakan pembudidaya tanaman semanggi dan sebagian lainnya merupakan penjual semanggi. Dibanderol dengan harga Rp.7.000,- saja kamu sudah bisa menikmati makanan asli Jawa Timur ini.

 

Nah, karena sudah semakin sulit menemukan penjual semanggi di Surabaya, tidak ada salahnya jika saat berkunjung ke kota ini sempatkan untuk berburu pecel semanggi. Selamat mencicipi, ya!

Comments

comments

Inas Twinda Puspita
inas.higilabs@gmail.com

Take any challenge as a creative opportunity.