Kesalahan-Kesalahan yang Sering Dilakukan Penumpang Saat Naik Pesawat Terbang

Bepergian dengan menggunakan pesawat terbang sudah bukan menjadi hal yang mewah bagi sebagian besar masyarakat Indonesia. Sayangnya, para penumpang sering mengabaikan peraturan yang ada sehingga melakukan beberapa kesalahan ketika naik pesawat terbang. Padahal, para awak kabin tidak henti mengingatkan para penumpang untuk memperhatikan peraturan yang harus ditaati demi keselamatan bersama. Nah, beberapa kesalahan yang dilakukan penumpang pesawat terbang seperti berikut ini:

Menyalakan atau Menggunakan Telepon Genggam dan Alat Elektronik Lainnya

Seringkali penumpang masih sibuk berbicara melalui telepon genggam selama pesawat lepas landas ataupun menyalakan telepon langsung seketika meskipun pesawat belum betul-betul berhenti. Padahal, masih ada beberapa kecelakaan pesawat terbang yang disebabkan oleh interferensi alat elektronik yang digunakan oleh penumpang itu sendiri. Awak kabin yang mengingatkan pun cenderung diabaikan hingga peringatan berupa teguran lebih keras.

 

 

Mengabaikan Prosedur Keselamatan

Prosedur keselamatan merupakan hal terpenting dalam penerbangan, oleh sebab itu alangkah baiknya kita memperhatikan dengan baik saat pramugari menyampaikan hal ini dan tidak sibuk sendiri. Prosedur keselamatan yang dipraktekkan sesaat sebelum lepas landas akan mempengaruhi daya survival penumpang apabila terjadi pendaratan darurat ataupun hal-hal lainnya yang mengancam keselamatan.

 

 

Tidak Membaca Kartu Keselamatan

Kartu keselamatan yang berada di kantung sandaran kursi berfungsi supaya penumpang bisa mengetahui jenis pesawat beserta detail prosedur keselamatan. Namun, kartu keselamatan ini lebih sering hanya dilihat oleh penumpang tanpa dibaca dengan lebih teliti padahal memiliki fungsi yang penting dalam perjalanan udara. Jadi, mulai sekarang lebih baik kamu membacanya saat penerbangan, ya.

Melepaskan atau Tidak Mengencangkan Seat Belt

Peraturan penerbangan mengharuskan para penumpang mengenakan seat belt cukup erat di titik terendah panggul, bukan di bagian perut. Demikian pula saat-saat dibutuhkan sesuai perintah pramugari, akan tetapi masih banyak penumpang yang kurang mempedulikan tentang penggunaan seat belt dan mengenakan seenaknya saja.

 

 

Menyimpan Barang Berat di dalam Overhead Bin

Jangan menyimpan barang terlalu berat pada Overhead Bin meskipun memang ruang tersebut disediakan untuk menyimpan barang. Hal ini dikarenakan dalam keadaan darurat seperti pada saat pesawat kehilangan ketinggian atau bahkan jatuh, pintu overhead bin kemungkinan bisa saja terbuka dan barang didalamnya bisa jatuh menimpa penumpang. Sebaiknya, penumpang menyimpan barang tersebut di bawah kursi.

 

 

Tidak Memperhatikan Letak Pintu Darurat Terdekat

Jika kamu memperhatikan letak pintu darurat saat masuk ke pesawat, maka kita sudah mendapatkan suatu keuntungan. Mengapa demikian? Karena pintu darurat merupakan jalan keluar yang akan digunakan saat terjadi keadaan darurat hingga harus meninggalkan pesawat. Biasanya awak kabin juga akan menunjukkan letak pintu darurat pada saat memperagakan cara penggunaan alat pengaman yang ada sesuai prosedur penerbangan.

 

Demi tercapainya keselamatan penerbangan alangkah baiknya kita mengikuti peraturan penerbangan yang ada. Peraturan tersebut dibuat tentunya demi keselamatan kita bersama, bukan?

Comments

comments

Inas Twinda Puspita
inas.higilabs@gmail.com

Take any challenge as a creative opportunity.