Kamu Berani Coba Deretan Makanan Paling Menjijikkan Di Dunia Ini?

Masih ingat kan pelajaran sekolah dasar dulu bahwa kita sebagai manusia adalah omnivora, alias pemakan segala. Tumbuhan dan hewan dapat kita olah menjadi makanan ternikmat yang pernah ada untuk memanjakan lidah. Namun, terdapat pula masyarakat di berbagai belahan dunia yang terlalu kreatif soal kuliner. Dibuat dari sesuatu yang tak lazim dikonsumsi, lahirlah kuliner unik yang dianggap sebagai makanan paling menjijikkan.

Memang sebenarnya menjijikkan merupakan hal yang relatif. Karena orang barat pun melihat kuliner kita yang menggunakan ceker ayam sebagai sesuatu yang menjijikkan. Meskipun begitu, sepertinya mayoritas orang pun akan setuju bahwa rentetan makanan paling menjijikkan berikut pun tak lazim untuk dikonsumsi.

Casu Marzu, Keju Belatung

Keju yang mempunyai artian literal Keju Busuk ini merupakan keju tradisional dari Itali. Terbuat dari susu domba, keju ini dilarang untuk dikonsumsi karena berbahaya bagi kesehatan. Meskipun begitu, Casu Marzu masih banyak dijumpai di pasar gelap kota asalnya, yaitu Sardinia, Italia.

Casu Marzu, Keju Belatung Busuk dari Italia

Casu Marzu, Keju Belatung Busuk dari Italia

Keju ini memang sengaja menggunakan belatung sebagai proses dekomposisi untuk memecah lemak keju. Dengan bantuan belatung, fermentasi pun dapat terjadi lebih cepat. Belatung dalam keju berwarna putih bening dengan panjang 0.8 cm. Ketika mereka merasa terganggu, belatung dapat melompat sejauh 15 cm! Beberapa orang memilih untuk membersihkan keju dari belatung sebelum menyantap keju ini. Akan tetapi, terdapat pula mereka yang lebih memilih untuk mengkonsumsi Casu Marzu lengkap dengan belatung di dalamnya. Apa keju biasa kalah enak ya sampai ada yang mau makan keju belatung?

Escamoles, Larva Semut

Makanan yang terbuat dari larva semut ini merupakan makanan tradisional Meksiko Tengah. Meskipun menjijikkan, ternyata olahan larva ini mempunyai harga yang cukup tinggi. Tampilannya sendiri terlihat seperti batang jagung dan kacang. Teksturnya renyah dimulut dan bahkan akan lebih crunchy jika digoreng.

Escamoles, Makanan Tradisional Meksiko dari Larva Semut

Escamoles, Makanan Tradisional Meksiko dari Larva Semut

Escamoles biasanya diolah menggunakan rempah-rempah dan mentega dan dijadikan isi taco dan omelet. Masakan ini pun dapat disajikan bersama guacamole, saus alpukat khas Meksiko dan tortilla.

Balut, Telur Itik

Apa yang menjijikkan dari telur itik? Bukannya di Indonesia telur itik juga dikonsumsi sama halnya dengan telur ayam? Yang membedakan balut dengan telur itik biasa di Indonesia adalah embrio hewan didalamnya.

Balut, Hidangan Embrio Itik dari Filipina

Balut, Hidangan Embrio Itik dari Filipina

Ya, balut merupakan telur itik yang anak itiknya sudah berkembang setengah sebagai embrio. Cara mengolah balut pun mudah, hanya dengan mengukus. Cara menikmatinya juga tak kalah mudah, tinggal “diseruput” langsung dari telurnya. Karena embrio di dalamnya, balut akan mempunyai tekstur crunchy dari tulang yang telah terbentuk. Kok bisa tega ya mengukus itik hidup-hidup? Apalagi embrio telur sudah benar-benar berbentuk itik yang dapat dilihat dari bulu dan paruh dalam telur.

Tiet Cahn, Sup Darah

Sup yang berasal dari Vietnam ini terbuat dari darah hewan seperti bebek dan babi yang baru saja disembelih. Untuk menghindari pembekuan, maka darah hewan harus cepat-cepat diolah dan disajikan. Namun, diolah disini bukan berarti dimasak. Darah hanya akan dicampur dengan saus ikan sebanyak 3-5 sendok untuk satu liter darah.

Tiet Cahn Sup Darah dari Vietnam

Tiet Cahn, Sup Darah dari Vietnam

Sup disajikan dengan jeroan bebek yang telah diolah, kacang dan rempah-rempah. Meskipun dianggap hidangan yang kaya akan protein, Tiet Cahn dianggap sangat membahayakan karena darah dapat mengandung virus flu burung. Pemerintah Vietnam pun berusaha membuat sup darah ini sebagai makanan yang ilegal untuk dijual.

Plasenta/Ari-ari Bayi

Ternyata praktek memakan plasenta bayi tak hanya di luar negeri saja, lho! Masyarakat Indonesia pun ikut memakan plasenta hasil melahirkan karena menganggap akan membawa manfaat bagi kesehatan, terutama mencegah komplikasi setelah kehamilan. Padahal, tinjuan tim peneliti di Amerika Serikat tidak menemukan manfaat nyata yang didapat dari mengkonsumsi plasenta.

Pengolahan Plasenta untuk Dikonsumsi

Pengolahan Plasenta untuk Dikonsumsi

Banyak resep yang bisa ditemukan untuk mengolah plasenta. Mulai dari memblendernya menjadi smoothie, menjadikannya sebagai isian taco, bahkan ada yang memakannya secara mentah. Karena plasenta merupakan organ manusia sementara saat perempuan hamil, mengkonsumsi plasenta tidak dianggap sebagai praktik kanibalisme.

Berbagai macam hal mempengaruhi lahirnya rentetan makanan paling menjijikkan diatas. Mulai dari kebudayaan, kepercayaan, hingga sekedar demand  thrill-seekers untuk memacu adrenalin. Sanggupkah kamu mencicipi makanan diatas?

Leave a Reply