Janda Lugu dan Janda Ganas, Menu yang Ditawarkan Bakmi Janda Surabaya

Menu makanan yang nikmat jika hanya disajikan begitu saja secara monoton pun terkadang masih kalah dengan yang mampu menyajikannya dengan unik. Lihat saja berbagai presentasi kreatif kuliner beberapa tahun terakhir. Cafe kuburan, cafe jamban, hingga cafe penjara, semua hidangan yang ada selalu dibarengi dengan hal yang unik, yang dalam contoh ini adalah presentasi hidangan dan interior ruang. Akhir tahun kemarin, Surabaya dihebohkan dengan warung bakmi. Dikenal juga sebagai Bakmi Janda Surabaya dalam pencarian online. Ya, keunikan dari pilihan kuliner baru ini bukan dari presentasinya yang tak biasa, namun pemiliknya adalah 2 orang janda cantik.

Berlokasi di Rungkut, Surabaya

Kedai Bakmi Janda ini berlokasi di Jalan Raya Rungkut No.133, Rungkut Kidul, Surabaya. Buka dari pukul 10 siang hingga 8 malam, pengunjung biasa datang ke kedai untuk makan siang atau makan malam. Sesuai dengan namanya, pemilik kedai bakmi ini adalah 2 orang janda, bukan janda yang ditinggal mati suami namun janda dari perceraian. Kedua pemilknya, Jamilla (36) dan Indah (37) sudah bersahabat selama empat tahun.

Indah (kiri) dan Jamilla (kanan), Dua Pemilik Bakmi Janda Surabaya

Indah (kiri) dan Jamilla (kanan), Dua Pemilik Bakmi Janda Surabaya. Sumber: surabayastyle.com

Sentuhan Janda dalam Kedai

Janda yang tersirat dari kedai bakmi ini tidak hanya dari status pemiliknya saja. Menu hidangan yang ditawarkan juga mencantumkan janda, seperti Janda Lugu (mie ayam original), Janda Ganas (mie goreng pedas), dan Janda Desa (mie ayam dengan sayur bayam). Selain memainkan kreativitas untuk menu hidangan, kedai bakmi juga diberi sentuhan warna ungu, warna yang identik dengan status janda. Kedua pemiliknya pun mengecat rambutnya dengan warna yang sama, seirama dengan warna ungu yang diusung kedai.

Hidangan yang ditawarkan juga dijamin kehalalannya. Selain itu, menu-menunya diolah tanpa menggunakan bahan pengawet dan pewarna makanan buatan. Kamu bisa menikmati menu di kedai Bakmi Janda Surabaya ini dengan mengeluarkan kocek sekitar Rp20.000 untuk satu porsinya.

Nama janda sendiri dipilih karena mereka berdua ingin usaha kulinernya lebih dikenal. Ide mengambil nama Janda terinspirasi dari ibu Jamilla yang mencetus saat Jamilla memasak mie setelah pulang dari gereja, “yang bikin mie janda.” Jamilla sendiri dulunya adalah seorang model freelance, yang kemudian berhenti pada tahun 2009.

Bakmi Janda Surabaya Tersedia di Go-Food

Bakmi Janda Surabaya Tersedia di Go-Food

Jika tak sempat berkunjung ke kedainya di daerah Rungkut, kamu pun bisa memesan mie dari Bakmi Janda Surabaya secara online melalui Go-Food.

Leave a Reply