Cokelat Putih Ternyata Bukan Cokelat?

Siapa sih yang nggak suka sama cokelat? Makanan satu ini bisa diolah menjadi berbagai kuliner lezat, mulai dari makanan hingga minuman. Macam cokelat pun banyak, namun sepertinya yang paling banyak dikenal adalah cokelat hitam, cokelat susu, dan cokelat putih. Jika cokelat hitam adalah olahan cokelat dengan sedikit campuran bahan-bahan lain seperti gula dan cokelat susu terdiri dari cokelat dan susu sebagai komposisi utamanya, bagaimana dengan cokelat putih?

Tak jarang banyak yang mengira jika cokelat putih atau white chocholate adalah versi lain cokelat susu hanya karena warna susu yang putih. Padahal, bagi mereka yang mau memperhatikan rasa makanan, perbedaan rasa white chocholate dan cokelat susu sangatlah signifikan. Jadi, apasih cokelat putih itu? Bukannya biji cokelat jika diolah seperti apapun akan berwarna gelap, tidak putih?

Cokelat Putih

Cokelat susu masih tergolong cokelat, karena masih terbuat dari komponen padat cokelat. Berbeda dengan white chocholate yang tidak terbuat dari komponen padat cokelat atau cocoa mass sama sekali. Karena absennya cocoa mass itulah banyak pula yang menanggap white chocholate tidak masuk dalam kategori cokelat.

Cokelat Putih dengan Oreo

Cokelat Putih dengan Oreo. Sumber: tokopedia.com

Satu-satunya komposisi pada white chocholate yang masih melibatkan komponen yang berasal dari cokelat adalah cocoa butter, meskipun cocoa butter secara teknis tidak termasuk cocoa mass. Cocoa butter ini sendiri merupakan elemen cokelat yang tidak mempunyai rasa dan berwarna seperti transparan. Karena cocoa butter yang tak berasa inilah maka kandungan cocoa butter dalam white chocholate presentasenya tak begitu besar hingga bisa disebut sebagai komponen utama. Untuk dapat memunculkan rasa, maka produk white chocholate selalu dicampur dengan bahan-bahan lain, seperti susu dan gula.

Cocoa Butter

Cocoa Butter. Sumber: amazon.com

Karena sedikitnya kandungan cocoa mass tersebut maka pemerintah Amerika Serikat dan Eropa menentukan minimal presentase kandungan cocoa butter dalam white chocholate untuk dapat disebut sebagai cokelat. Produknya harus mengandung setidaknya 20% cocoa butter, 14% susu bubuk, 3.5% lemak susu, dan tak lebih dari 55% pemanis.

Yang Membuatnya Spesial

Karena absennya cocoa mass, maka rasa white chocholate pun tak seperti cokelat pada umumnya. Teksturnya lebih ringan dan rasanya tidak sekuat cokelat biasa, namun mempunyai tingkatan creamy yang sama. Dengan begitu, white chocholate bisa menjadi alternatif pilihan bagi kamu yang tak begitu gemar dengan rasa cokelat yang terlalu kuat.

Pretzel dengan Balutan Cokelat Putih

Pretzel dengan Balutan Cokelat Putih. Sumber: etsy.com

Jika produk yang kamu pilih tak begitu banyak mengandung gula dan susu, maka rasanya yang jauh dari kata manis cocok untuk dipadukan dengan berbagai macam hidangan, seperti krim dan bahkan pretzel yang rasanya manis dan asin.

Bagaimana Cokelat Putih Dibuat

Biji kakao diekstrak menjadi cocoa nibs yang kemudian digiling untuk menghasilkan chocolate liquor dalam bentuk pasta. Chocolate liquor kemudian dipisahkan menjadi 2 bagian, yakni cocoa mass dan lemak cokelat atau yang juga dikenal dengan disebut cocoa butter.

Salah Satu Produk Cocoa Nibs Indonesia

Salah Satu Produk Cocoa Nibs Indonesia. Sumber: bukalapak.com

Cocoa mass atau padatan coklat dalam bentuk pasta inilah yang tidak digunakan sebagai komposisi cokelat putih. Karena absennya cocoa mass, maka cokelat putih pun memiliki rasa yang lebih ringan, tidak sekuat coklat biasa. Cokelat putih sendiri pada umumnya terbuat dari cocoa butter, susu bubuk. gula, lemak susu, dan lesitin (zat lemak yang dapat mencampur semua bahan-bahan tersebut).

Chocolate Liquor

Chocolate Liquor. Sumber: blog.ice.edu

Meskipun ada yang menolak cokelat putih dikategorikan sebagai cokelat, pembuatannya memang masih melibatkan bagian dari biji cokelat sendiri. Setelah mengetahui tentang cokelat putih, apa kamu tertarik untuk pelan-pelan merasakan perbedaan rasa cokelat biasa, cokelat susu, dan cokelat putih? Dari ketiga jenis cokelat tersebut, mana yang paling cocok dengan lidahmu?

Leave a Reply